Sejarah Desa

01 Januari 2019

Bagus Setiawan

254 Kali dibaca

Mengenai sejarah Desa Tegallinggah prihal berdirinya tidak banyak diketahui secara pasti, namun menurut sumber-sumber dari beberapa cerita yang dianggap sampai sekarang ini oleh masyarakat Desa Tegallinggah  sebagai suatu kebenaran. Dengan mengumpulkan cerita kuno maka dapat disusun Sejarah Ringkas Desa Tegallinggah.
Setelah Belanda memasuki Kerajaan Tabanan kurang lebih tahun 1905 maka rakyat yang setia di daerah ini ( Daerah Dang Khayangan Batu Karu ) menyusun Pasukan pertahanan dan langsung menyerang ke pusat kerajaan, dan baru sampai dipinggir kota sudah dihadang  oleh Pasukan Belanda ( Yang sekarang tempat pertempuran itu dinamakan Tuakilang), pertempuran terkenal dengan “Balikan Wangaya”. Pada pertempuran itu banyak pahlawan yang gugur dan dibuang ke daerah seberang khususnya pahlawan-pahlawan Banjar Tegallinggah yaitu:

  1. Nang Kerena dibuang ke Aceh
  2. Nang Djagreg mati tertembak
  3. Nang Djigreg mati tertembak
  4. I Wayan Djigreg mati tertembak
  5. I Nengah Repug mati tertembak
  6. I Wayan Darna
  7. I Nengah Cetig
  8. I Ketut Kayun
  9. I Ketut Sinar


Dan pada jaman Kemerdekaan Banjar ini merupakan basis dari perjuangan dibawah pimpinan I Wayan Darna  (Almarhum) dan I Nengah Cetig  (Almarhum) dan banyak lagi pahlawan lainnya yang gugur setelah mereka dan barulah mulai membangun Desa.
Pada jaman dulu Nama Desa tegallinggah berasal dari kata Tegal  dan  Linggah. Tegal  berarti Lahan (Tegalan) dan Linggah  berarti Luas (Lapang). Dilahan yang luas ini kita dapat menanami berbagai jenis tanaman yang dapat menghidupi seluruh Penduduk Banjar Tegallinggah. Dan lama kelamaan tempat ini dipakai sebagai tempat untuk mencari penghidupan di Tegal yang Linggah, Maka pada akhirnya disebut Banjar Tegallinggah.
Pada dulunya Desa Tegallinggah merupakan suatu Banjar Dinas  diantaranya: Banjar Dinas Tegallinggah Kaja, Banjar Dinas Tegallinggah Kelod, Banjar Dinas Tegallinggah Pondok,  dan Banjar Dinas Tatag  dengan Kebendesaan Desa Rejasa. Dengan adanya wilayah yang laus dan penduduknya semakin padat maka diadakan kesepakatan untuk mengadakan suatu pemekaran Desa menjadi 3 Desa yaitu: Desa Induk Rejasa, Desa Tegallinggah dan Desa Pesagi. Mengingat yang mewakili Desa Tegallinggah untuk mengusulkan dan membuat Proposal Pemekaran pada tahun 1998 yaitu: selaku Panitia  Pemekaran I Nyoman Pasek ( Ketua ) dan I Made Nurjaya SE  ( Sekretaris ) dan dibantu oleh 4 orang Kelian Banjar Dinas diantaranya : I Wayan Suasta (Kelian Banjar Dinas Tegallinggah Kaja), I Nengah Sutapa ( Kelian Banjar Dinas Tegallinggah Kelod), I Nyoman Sujatra ( Kelian Banjar Dinas Tegallinggah Pondok), dan I Nyoman Muliyana ( Kelian Banjar Dinas Tatag). Selanjutnya menjadi desa Persiapan dengan SK BUPATI NOMOR: 686 TANGGAL 28 DESEMBER TAHUN 2001, dan sehingga menjasi Desa Definitip dengan SK BUPATI  NOMOR: 8 JANUARI 2003  dengan mengangkat 1 (satu) orang Pejabat Sementara: I Gusti Ketut Sudarta sampai dengan 25 Juli 2003
Selanjutnya yang menjabat sebagai Perbekel Desa Tegallinggah

  1. I WAYAN SUARTA
  2. I WAYAN SUARTA
  3. I PUTU ADI KARSA UTAMA
  4. I PUTU ADI KARSA UTAMA

Pada akhirnya Desa Tegallinggah biasa berjalan mengikuti perkembangan desa – desa lain yang ada di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan

Kirim Komentar

CAPTCHA Image

Komentar Facebook

Statistik

Agenda

Untuk sementara belum ada Data Agenda yang dapat ditampilkan

Untuk sementara belum ada Data Agenda yang dapat ditampilkan

Pemerintah Desa

Back Next

Komentar

Media Sosial

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor

Alamat:Jl. Raya Tegallinggah No 9
:Tegallinggah
:Penebel
:TABANAN
Kodepos:82152
Telepon:
Email:[email protected]

Statistik Pengunjung

Hari ini:56
Kemarin:61
Total:94.632
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.251
Browser:Mozilla 5.0

APBD

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 1,392,823,000 Rp. 0
0%

Belanja

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 1,693,802,317 Rp. 0
0%

Pembiayaan

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 300,979,317 Rp. 0
0%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 9,825,122 Rp. 0
0%

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 174,878 Rp. 0
0%

Dana Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 346,630,000 Rp. 0
0%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 274,149,000 Rp. 0
0%

Alokasi Dana Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 554,367,000 Rp. 0
0%

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 75,000,000 Rp. 0
0%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 121,800,000 Rp. 0
0%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 5,877,000 Rp. 0
0%

Bunga Bank

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 5,000,000 Rp. 0
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 972,661,000 Rp. 0
0%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 509,304,317 Rp. 0
0%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 129,187,000 Rp. 0
0%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 77,050,000 Rp. 0
0%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 5,600,000 Rp. 0
0%